PERUSAHAAN JASA
Perusahaan jasa adalah suatu unit usaha yang kegiatannya
memproduksi produk yang tidak berwujud (jasa), dengan tujuan untuk mendapatkan
laba atau keuntungan. Atau perusahaan jasa dapat diartikan juga sebagai suatu
perusahaan yang menjual jasa yang diproduksinya, bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan para konsumen dan mendapatkan keuntungan.
Perusahaan Jasa memiliki beberapa karakteristik, yang diantaranya sebagai berikut
ini:
- Tidak memiliki wujud (sifatnya abstrak dan tidak bisa dilihat).
- Produk yang dihasilkannya tidak standar atau bervariasi (Hetereogenitas).
- Tidak dapat dipisahkan (produk dihasilkan dan dikonsumsi secara bersama-sama).
- Tidak dapat disimpan, karena tidak memiliki wujud.
Contoh :
JNE
merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik yang
bermarkas di Jakarta,
Indonesia.
Nama resminya adalah Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (Tiki JNE).
PERUSAHAAN RITEL
Perusahaan ritel adalah perusahaan yang bergerak pada
transaksi jual beli, dalam jumlah kecil, satuan atau eceran. Perusahaan ini
menjual barang dari perusahaan manufaktur dan perusahaan ini tidak membuat
produk namun hanya menjual produk yang sudah jadi. Pada perusahaan jenis ini
adalah mengandalkan distibusi untuk nyalurkan barang. Maka ketika jaringan luas
maka hasil yang didapat juga semakin besar.
Ciri-ciri perusahaan ritel adalah sebagai berikut :
1. Bentuk Produk yang Diperjuabelikan,
Dalam perusahaan dagang, produk yang diperjualbelikan adlaah barang yang berujud (tangible) sehingga dapat diindra. Contohnya adalah mebel, pesawat radio, beras dan sebagianya. Sedangkan perusahaan jasa produk yang diperjualbelikan adalah jasa dengan karakteristik dari jasa adalah tidak berwujud (intangilble).
2.Tidak Adanya Perubahan Bentuk atau Sifat dari Produk Yang Diperdagangkan
Aktivitas utama perusahaan dagang adalah membeli dan menjual barang dagang tanpa mengubah atau menambah bentuk dan sifatnya.
3. Akun-Akun Khusus
Terdapat akun-akun khusus yang didapati perusahaan dagang, misalnya akun harga pokok penjualan, persediaan barang dagang, potongan dan retur penjualan dan sebagainya.
4. Penghitungan Laba/Rugi
Pola penghitungan laba/rugi perusahaan dagang berbeda dengan perusahaan jasa, karena terdapat akun-akun khusus. Dalam perusahaan jasa, laba didapatkan dengan cara mengurangi pendapatan dengan beban. Tetapi, dalam perusahaan dagang, laba yang diperoleh dengan cara berikut...
Pendapatan xxx
Harga Pokok Penjualan (xxx)
Laba Kotor xxx
Beban-Beban (xxx)
Laba Bersih xxx
1. Bentuk Produk yang Diperjuabelikan,
Dalam perusahaan dagang, produk yang diperjualbelikan adlaah barang yang berujud (tangible) sehingga dapat diindra. Contohnya adalah mebel, pesawat radio, beras dan sebagianya. Sedangkan perusahaan jasa produk yang diperjualbelikan adalah jasa dengan karakteristik dari jasa adalah tidak berwujud (intangilble).
2.Tidak Adanya Perubahan Bentuk atau Sifat dari Produk Yang Diperdagangkan
Aktivitas utama perusahaan dagang adalah membeli dan menjual barang dagang tanpa mengubah atau menambah bentuk dan sifatnya.
3. Akun-Akun Khusus
Terdapat akun-akun khusus yang didapati perusahaan dagang, misalnya akun harga pokok penjualan, persediaan barang dagang, potongan dan retur penjualan dan sebagainya.
4. Penghitungan Laba/Rugi
Pola penghitungan laba/rugi perusahaan dagang berbeda dengan perusahaan jasa, karena terdapat akun-akun khusus. Dalam perusahaan jasa, laba didapatkan dengan cara mengurangi pendapatan dengan beban. Tetapi, dalam perusahaan dagang, laba yang diperoleh dengan cara berikut...
Pendapatan xxx
Harga Pokok Penjualan (xxx)
Laba Kotor xxx
Beban-Beban (xxx)
Laba Bersih xxx
Contoh :
Alfamart,
adalah
jaringan peritel waralaba di Indonesia. Merk dagang Alfamart dipegang oleh
PT.Alfamart
PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Perusahaan Manufaktur adalah perusahaan yang mengubah barang mentah menjadi
produk jadi melalui proses
produksi kemudian dijual kepada pelanggan.
Ciri-ciri perusahaan Manufaktur
1. Kegiatannya memproses barang mentah menjadi produk jadi
2. Pendapatannya berasal dari penjualan produk
3. Terdapat Harga pokok Penjualan untuyk menentukan laba/rugi
4. Biaya produksi terdiri dari Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja, dan
Biaya Overhead Pabrik
Contoh :
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (dahulu PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk, PT Gizindo Primanusantara, PT Indosentra Pelangi, PT
Indobiskuit Mandiri Makmur, dan PT Ciptakemas Abadi) (IDX: ICBP) merupakan
produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta,
Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 oleh Sudono Salim dengan
nama Panganjaya Intikusuma yang pada tahun 1994 menjadi Indofood. Perusahaan
ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar